Minggu, 06 Oktober 2013

Cuma Manusia

Terdiam aku melihatmu dari kejahuan
Bayanganmu masi mengisi setiap pori-pori yang ada di tubuhku
Semakin aku menjauh dan menyangkal rasa ini semakin kamu hidup
Semakin aku coba menghapus memori tentang kita semakin kuat pula rasa ini

Kita memang diciptakan berbeda
Namun takdir dan semesta menulis sebuah cerita indah tentang pertemuan kita
Mereka berkonspirasi bersama untuk membuat rasa
Rasa yang mau tak mau dipungkiri bernama "cinta"

Bukan, bukan salah kita kita bersama
Ini bagian dari pinta Tuhan
Walaupun kita tau cerita ini takkan mempunyai akhir
Akhir yang bahagia ataupun akhir yang tak menyenangkan

Karena kita cuma manusia yang tak bisa menentang kehendakNya
Cuma manusia yang bisa berjalan diatas deret takdir yang sudah ditentukan
Bukannya takdir itu bisa dirubah?
Tapi salah satu dari kita tak ada yang mau mengalah
Kita saling berjalan diatas masing - masing pintu
Namun tetap menyatu karena adanya kesamaan rasa

Biarlah rasa ini mengembang bagikan kuncup yang mekar
Tinggal kita tunggu saja, apakah kuncup ini akan mekar indah ataukah layu tak terawat

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar