Kamis, 24 Oktober 2013

Pemuja Rahasia

Aku selalu tidak pernah habis pikir mengapa Tuhan sangat tidak adil menciptakan sebuah makhluk yang sempurna dan begitu indah layaknya kamu?
Mengapa tidak Ia bagi rata saja apa yang ada padamu sehingga banyak orang lain yang bisa menarik perhatianku, bukan hanya kamu.
Bagai menjilat ludah sendiri, aku yang selalu beranggapan bahwa suka pada pandangan pertama itu kebohongan besar ternyata akupun merasakannya.
Diam - diam aku suka padamu.
Diam - diam aku menjadi pemuja rahasiamu.

Mungkin kamu tidak tahu akan kehadiranku tapi asal kamu tahu bahwa sedetikpun kehadiranmu dipandangan dan hidupku itu sangat ku syukuri.
Namun mungkin sedetik kehadiranku dalam hidupmu bukan sesuatu yang penting bagimu.
Tak ubahnya hembusan angin.

Tanpa disadari kamu sudah jadi bagian dalam hidupku.
Bagian yang sangat ingin kuperjuangkan untuk menjadi kenyataan
Tapi apa daya aku hanya bisa memandangimu dari jauh.
Jangankan untuk berbicara kepadamu.
Melihatmu memandangiku saja tanganku sudah bergetar hebat.
Aku tak sanggup secara langsung menatap mata indahmu itu.
Aku selalu percaya jika kamu akan selalu ada dalam hidupku.
Suatu saat nanti aku yakin semuanya akan berkesinambungan.
Kau juga akan percaya jika aku selalu ada dalam hidupmu.

Karena semuanya tentangmu adalah sesuatu yang sangat indah yang tidak bisa dijelaskan kata - kata. Jadi biarkan aku menuangkan apa yang ada dipikiranku tentangmu, sebelum rasa ini berubah bagaikan musim yang berlalu.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar